Showing posts with label journalling. Show all posts
Showing posts with label journalling. Show all posts

Friday, August 9, 2019

August BuJo Layout


             Selamat pagi, siang, sore, dan malam bagi pembaca Bullet Journal Indonesia di blog saya. Kali ini saya akan menunjukkan agustus layout yang sudah saya buat. Pertama – tama ijinkan saya untuk minta maaf karena postingan ini baru saja saya upload, sudah seminggu lebih melewati agustus. Tapi tidak apa apa, kan masih bisa jadikan inspirasi di layout kalian di bulan- bulan selanjutnya.. ^^

            Dalam layout kali ini, agustus identik dengan kemerdekaan Indonesia. Nah saya menggunakan tema tersebut di dalam membuat layout bullet journal kali ini.


Merah dan putih dan bendera, inilah topik yang saya gunakan di bulan agustus.


              Seperti yang sudah dilihat di postingan sebelumnya, di buku Bullet Journal terbaru saya tidak membuat calendex yearly. Nah disini, saya memakai monthly calendex. Mengapa saya ganti?? Karena hal ini lebih cocok digunakan dalam monthly (menurut saya). Kita semakin mudah untuk mengetahui event apa saja yang akan dialami di bulan tersebut tanpa membuka halaman pertama di buku. Akan tetapi semua kembali ke selera masing-masing...






                  Apa itu radar number code? Sebetulnya, ini nama yang baru saja dibuat, hahahhaa... Di layout ini kita menuliskan bagaimana keadaan kita dalam sehari hari, mulai dari happiness, Energy, Calmness, physical, dan fullfillment. Mungkin kalau ingin mengetahui lebih lanjut mengenai radar chart bisa di klik di tautan berikut ini..... Saya mencoba mencari layout baru dari sebelumnya yang berupa lingkaran, grafik dll. Mungkin akan saya buat di postingan selanjutnya mengenai ini..


              Dalam august memories ini, saya tidak setiap hari menuliskan seperti gratitude layout. Hanya hal hal yang penting yang terjadi di dalam agustus saja nanti yang saya tulis atau ungkapkan dengan gambar atau apapun.


               Membuat daily layout, menurut saya penuh perjuangan, karena bingung akan menuliskan apa saja di daily layout.. dan lebih susahnya lagi kekreatifan kita agar tidak bosan dalam menuliskan daily layout, mulai dari mungkin tanggal nya bagaimana, kemudian jam kegiatan yang berbeda enaknya seperti apa dll. Dan untuk saya, saya mencari yang simple dan mudah saja, seperti yang telah saya buat di gambar.


Mungkin dari pembaca ada ide untuk postingan apa selanjutnya? Silahkan komen di bawah ya... dan tentunya jangan lupa follow blog ini setiap minggunya.


Salam BuJo Lovers



Saturday, September 30, 2017

October Layout

Tidak terasa sudah di akhir bulan (pada saat membuat post ini). Dan biasanya para BuJo Lovers selalu hectic di minggu ini dikarenakan harus membuat monthly spread untuk bulan berikutnya. Ya, saya juga begitu. Setiap akhir bulan selalu bingung akan menggunakan tema apa dan spread apa saja yang akan dibuat pada bulan selanjutnya. Sebenarnya setiap awal bulan, saya sudah menetapkan kapan seharusnya menyelesaikan atau membuat BuJo untuk bulan selanjutnya, tetapi karena kegiatan yang full dan berbagai macam alasan, akhirnya selalu mundur dari jadwal yang seharusnya.

Bulan depan adalah Bulan Oktober yang biasa dikenal orang sebagai bulan halloween ataupun fall. Nah untuk itu saya memutuskan membuat tema halloween untuk oktober 2017. Berikut adalah tampilan monthly Bullet Journal bulan Oktober 2017.


Disini saya menggunakan Pigma micron, Tombow Dual Brush Pen, Staedtler Fineliner Triplus, Sarasa, dan Distress Ink. Mohon maaf karena tidak ahli dalam menggambar jadi agak jelek. Hehehehe

Berikut adalah koleksi bulanan yang ada di bulan Oktober 2017






Dan berikut adalah koleksi terbaru dalam bulan oktober, dimana akan men track mood serta temperature setiap harinya. Awalnya agak sedikit bingung mau dibuat seperti mandala atau tidak. Sudah agak mulai bosan dengan mandala, dan akhirnya berkreasi dengan menggunakan lingkaran. Sebenarnya ide utama dari Boho Berry (Youtuber dan Blogger di dunia Bullet Journal) dan dimodifikasi sedikit..


Untuk mood disini saya menggunakan 11 mood seperti yang tertulis di gambar tersebut. Untuk penjelasannya, akan dibahas tuntas di BuJo 911. Tunggu kedatangannya guys...
Demikian BuJo untuk bulan Oktober 2017 dari saya. Bagaimana dengan layout kalian??




Friday, August 25, 2017

Swatches stationery in Leuchtturm 1917 !!

Welcome to my new blog post...

Pasti sudah tau dari judul diatas apa isi dari postingan ini... ^^ Swatches pen di buku yang cukup dikenal di kalangan BuJo Lovers, yaitu Leuchtturm 1917. Dari postingan sebelumnya tentang swatches pen pada Moleskine, didapatkan beberapa pen atau marker yang ghosting, nah bagaimana pada kertas Leuchtturm 1917??

Berikut adalah hasil swatch beberapa stationery yang saya punya:




Entah mengapa di hampir semua bolpoin atau marker yang saya coba di kertas Leuchtturm 1917 menyebabkan ghosting pada halaman berikutnya. Kemungkinan karena saya men swatch di halaman paling belakang dimana agak berbeda bahan kertasnya dari yang lain.

Berikut adalah hasil tulisan saya di beberapa halaman di depan, dan hasilnya cukup memuaskan. Sedikit ghosting dan masih bisa di toleransi.




Pada halaman berikut, terjadi ghosting parah dibelakangnya karena kemungkinan cara menggunakan teknik dengan tombow yang salah. Akan tetapi saya akan mencoba menggunakan teknik tersebut sampai menemukan teknik yang tepat. Dan nantinya pasti akan saya posting. So wait and see...




Dan untuk kelunturan tinta, sangat dipengaruhi oleh tingkat penyerapan kertas tersebut dan dari ke waterproofan tinta tersebut. Dalam BuJo saya, Sarasa yang sudah ditunggu kering, ketika ditindih dengan menggunakan Tombow, terjadi smearing.. Dari semua bolpoin yang saya gunakan, hanya 1 yang tidak smearing yaitu menggunkan bolpoin smart office. Sehingga, sekarang apabila ingin mewarnai dengan Tombow saya harus menggunakan bolpoin smart office. Jadi harus pintar pintar menggunakan dan memilih bolpoin saat menulis di kertas..

OK, Semua swatch sudah selesai dan semua kembali ke anda sebagai pembaca dan pengguna BuJo. Mungkin yang saya swatch akan berbeda di anda karena perbedaan tekanan dalam menulis dan sebagainya. Pakailah yang sesuai dengan anda dan kertas anda.


Bullet Journal 4ever


Tuesday, August 22, 2017

Pen, Marker or Ink Review on Moleskine Page

Sebelumnya, postingan kali ini akan terbagi menjadi 3 part, diantaranya swatches pada buku Moleskine, swatches pada Leuchtturm 1917, dan perbandingan diantara keduanya.


Dalam nge- BuJo, pasti banyak perlengkapan yang dipakai. Dan yang terpenting adalah bolpoin atau tinta atau marker. Dari antara BuJo Lovers di dunia, pasti banyak merek atau jenis yang digunakan. Nah untuk itu, baiklah kita mengertahui bagaimana tinta atau marker tersebut apabila tertulis pada kertas. Untuk informasi, saya hanya memakai 2 jenis buku, yaitu Moleskine A5 squared dan Leuchtturm 1917 A5 squared. Ingat dibaca artikel sebelumnya mengenai sedikit teori apa saja yang perlu diperhatikan sebelum membeli pena, tinta, atau marker.

Nah, berikut adalah hasil percobaan semua bolpoin, marker, dan tinta yang saya punya pada buku Moleskine.





Dari percobaan tersebut, dapat dilihat bahwa beberapa menyebabkan ghosting pada halaman di belakangnya, diantaranya Rolly & friend, Snowman permanent marker. Sedangkan lainnya, tidak terlalu ghosting. Ohon maaf karena lighting yang kurang bagus sehingga di gambar tersebut tidak bisa memperlihatkan ghosting secara jelas.

Pada kertas Moleskine, tinta lebih lebih cepat meresap, jadi untuk bolpoin sarasa kemudian rolly & friend, hanya menunggu 5 detik untuk kering. Kemudian apabila terkena air, dalam hal ini ditindas dengan brush, sarasa masih menyebabkan sedikit luntur (smear) kemudian Rolly & friends juga begitu. Kemungkinan karena tingkat penyerapan tintanya kecil ya...

Dan berakhirlah swatches pada Moleskine ini, nanti kalau ada jenis bolpoin baru, pasti saya akan membuat swatches lagi... KEEP VISIT MY BLOG



Friday, August 11, 2017

Perlu nggak ya nge-BuJo???

Bullet Journal, BuJo, Bulet Jurnal....... Apa sih isinya dan ngaruh nggak?? Perlu?? Yakin??

Nah mungkin pertanyaan itu selalu ada ketika mendengar nama Bullet Journal... Seperti masa sekolah selalu ada pertanyaan 5 W + 1 H.. Hayoo siapa yang masih ingat apa saja pertanyaan itu?? Hahahaha... Mari sedikit mengenang masa lalu... 5 W + 1 H adalah pertanyaan yang terdiri Who, Where, When, Why, What dan How... Selalu kita diberi pertanyaan seputar itu dalam kegiatan belajar mengajar.. Mari kita kupas mengenai Bullet Journal ini...



Bullet Journal ini seperti agenda kegiatan sehari-hari yang mana selalu kita update isinya tiap akhir hari.. Jadi setiap malam menjelang tidur (Biasanyaa, tetapi kadang tiap orang berbeda beda) kita membuka buku BuJo (saya sering singkat ya karena terlalu panjang ^^) dan mengupdate apa saja yang sudah terjadi dan sudah dilakukan serta kegiatan apa yang akan dilakukan keesok harinya. Mungkin diantara pembaca ada yang pernah mempunyai diary book pada masa remaja. Sekilas mirip dengan Diary book tersebut, hanya disini tidak terlalu bersifat personal. Intinya kurang lebih menggabungkan antara diary book dengan personal agenda yang mana sangat membantu dalam memulai hari dan mengambil rencana yang akan dilakukan.


Bullet Journal ini dapat digunakan oleh siswa, mahasiswa, wiraswasta, PNS dan masih banyak lagi. Semua pekerjaan bisa menggunakan sistem Bullet Journal ini. Jadi di dalam bullet journal bisa diisi dengan men-track kebiasaan kita setiap harinya.. Mungkin ada yang ingin hidup sehat dengan minum air cukup, tidur cukup, makanan yang bergizi, nah semua itu dapat kita tuangkan di dalam BuJo. Untuk layout dan design sebenarnya semua terserah kita, buat layout yang cocok dengan diri kita. Mungkin awal menggunakan sistem BuJo ini terasa sulit karena tidak ada ide sama sekali yang muncul.. YAA... Semuanya pasti merasakan hal yang sama. Saya pun begitu pada awal memulai sistem BuJo ini. Akan tetapi sekarang sudah jaman yang maju, banyak media sosial yang dapat kita unduh. Memang di Indonesia masih belum banyak yang mengetahui BuJo ini, akan tetapi di luar negeri banyak sekali orang yang sudah memakai sistem BuJo dan bahkan sudah mengembangkannya. Jadi DON’T WORRY be HAPPY.. Hahaha...

Sumber yang dapat kita cari sebagai bahan inspirasi dapat dicari melalui Youtube atau Instagram atau Pinterest. Saya dari sana juga ide idenya.. Cari layout dan design yang mengena di hati lalu tuangkan dalam buku BuJo anda. Semakin terasah diri kita, pasti nantinya akan membuat layout sendiri.. Tenang saja, jangan ragu... ^^


Selain membantu kita dalam berkegiatan, BuJo ini juga mampu membuang stress pikiran dan bahkan dapat meningkatkan kreativitas kita. Berikut contoh kreativitas dan halaman yang saya buat untuk mengisi waktu luang bahkan saat stress.. 



Awalnya juga tidak tahu mau membuat apa, tetapi ya mencoba coba jadilah seperti itu...
BuJo ini benar-benar sangat membantu saya. Semoga Sistem BuJo ini juga bisa memberi keuntungan pada yang lain..

BTW jika ada pertanyaan lebih lanjut atau ada saran kritik, semuanya bisa melalui blog ini atau contact langsung di atas... KEEP READING GUYS....


Salam BuJo Lovers...

Tuesday, August 8, 2017

PART 2: Perbedaan antara Moleskine dan Leuchtturm 1917

Part 2 hadir di postingan ini, kalau masih ingat postingan sebelumnya, saya membahas 5 perbedaan utama dari Moleskine dan Leuchtturm 1917. Nah sekarang disini akan dibahas sampai detil kecil dari kedua buku tersebut. Simak baik baik ya.. siapa tahu menjadi pertimbangan kalian dalam membeli buku untuk bullet journal.. ^^


1. Cover
Cover kedua buku yang disediakan oleh pihak produksi ada 2, yaitu softcover dan hardcover. Dari kedua jenis cover tersebut, saya lebih memilih menggunakan hardcover. Alasannya adalah karena setiap dibawa ke travelling, biasanya tas yang digunakan penuh sehingga akan merusak atau melipat kertas didalam buku yang softcover. Jadi saya menyarankan untuk menggunakan buku yang hardcover, meskipun lebih mahal sedikit.. Dan keunggulan hardcover adalah lebih nyaman dilihat jika kita meletakkan buku tersebut di rak lemari.

2. Elastic band
Setiap buku mempunyasi elastic band. Elastic band di Moleskine tidak serapat milik Leuchtturm 1917. Elastic band di Moleskine lebih lentur dibandingkan Leuchtturm 1917. Semua nya masih bagus, karena tidak membuat buku terbuka.

3. Kantong kecil di belakang
Kedua buku mempunyai kantong kecil di belakang yang digunakan untuk meletakkan persediaan stiker atau lainnya yang dibutuhkan saat menulis BuJo. Kalau saya tidak ada isinya karena kurang suka memakai stiker.. Hehehe..



4. Index
Pada buku Moleskine kita tidak mendapatkan lembar halaman untuk index, jadi kita harus membuat sendiri layout untuk index. Sedangkan Leuchtturm 1917, sudah ada layout untuk index, akan tetapi hanya 3 halaman, jadi bagi yang lebih dari 3 halaman harap membuat sendiri layout. Tenang saja, di Leuchtturm ada halaman kosong yang bisa digunakan untuk menyalin layout index.. ^^ dan letaknya pun sebelum index jadi pas banget..





5. Label
Pada saat pembelian Leuchtturm 1917, kita akan mendapatkan label yang dapat digunakan pada buku kita.. Sedangkan Moleskine tidak menyediakan label tersebut. Sehingga bagi yang mempunyai buku Moleskine, dapat mengambil label yang tersedia pada Leuchtturm 1917 karena label nya cukup banyak setiap buku. Label ini dapat kita tulis dengan kode buku atau periode buku tersebut.


6. Penjilidan
Dalam masalah penjilidan buku, memamng terlihat lebih rapi Leuchtturm 1917 daripada Moleskine. Apabila sudah terpakai lama, terlihat jilidan Moleskin longgar dan ada halaman yang mulai lepas (menurut pengalaman saya). But Overall Moleskine good enough lah ya...



Sudah lengkap seluruhnya pembahasan perbedaan kedua buku yang sangat dicari di dalam dunia per Bullet Journal an... MOLESKINE vs LEUCHTTURM 1917. Nah sekarang saatnya kalian memilih diantara kedua buku itu atau membeli keduanya untuk dicoba, karena tanpa dicoba tidak akan pernah tahu apa perbedaan sebenarnya.. ^^


SEE YOU in NEXT POST